DPMD Kukar Berharap Desa-desa Termotivasi Kembangkan Teknologi Tepat Guna

img

Salah satu Desa yang mewakili Kukar pada ajang TTG tingkat Provinsi 2025. (pic:ist)

 

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara berharap seluruh Desa semakin termotivasi untuk mengembangkan Teknologi Tepat Guna (TTG), sebagai bagian dari inovasi lokal yang bermanfaat langsung bagi warga.

 

Kepala Dinas PMD Kukar, Arianto, mengatakan TTG merupakan program pemerintah yang dirancang untuk mendorong kreativitas masyarakat maupun lembaga kemasyarakatan dalam menciptakan peralatan yang dapat membantu pekerjaan sehari-hari.

 

“Baik itu untuk petani, nelayan, atau pelaku UMKM, TTG bisa menjadi solusi tepat yang sesuai kebutuhan dan kondisi lapangan,” ungkap Arianto kepada Poskotakaltimnews.

 

Menurut Arianto, TTG memiliki potensi besar untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi di tingkat desa. Namun, Ia mengakui bahwa perkembangan TTG di Kukar saat ini belum optimal.

 

Salah satu penyebabnya adalah kemudahan akses masyarakat terhadap peralatan modern yang dijual di pasaran, sehingga mengurangi minat untuk mengembangkan inovasi peralatan kerja sendiri.

 

“Memang banyak pelaku pertanian, perikanan, dan UMKM yang terbantu oleh peralatan modern. Tapi kami berharap Desa-desa tetap menumbuhkan semangat menciptakan inovasi TTG agar bisa menjadi produk lokal yang membanggakan,” jelasnya.

 

Atas hal tersebut Arianto mengungkapkan DPMD Kukar saat ini sedang melakukan pendataan potensi inovasi TTG yang mungkin muncul dari berbagai Desa.

 

Dengan harapan Desa-desa yang sudah memiliki ide kreatif dapat mengembangkan dan memamerkannya pada ajang-ajang inovasi, baik di tingkat Kabupaten maupun Provinsi.

 

“Sepanjang ada masyarakat atau desa yang mampu membuat inovasi TTG, kami akan mendukung dan memfasilitasi pengembangannya. Kami ingin semangat inovasi ini menyebar ke seluruh desa di Kukar,” tegas Arianto.

 

Dengan dorongan ini, Kadis PMD Kukar tersebut berharap desa-desa dapat melihat TTG bukan hanya sebagai alat bantu, tetapi juga peluang untuk membangun kemandirian ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat identitas inovasi lokal. (Adv/Tan